Menghapus EFI Boot Entry di GNU/Linux

GNU/Linux merupakan sistem operasi yang bebas dan merdeka. Salah satu poin dari kebebasan tersebut adalah bebas untuk didistribusikan kembali, makanya tak heran distribusi atau yang bisa lebih dikenal dengan sebutan distro Linux, sangatlah banyak. Dikarenakan banyak lagi bebas untuk dicoba, maka sering kali kita bergonta-ganti distro, entah mungkin karena belum menemukan distro yang tepat atau hanya ingin memuaskan rasa penasaran.

Saya sendiri pun terkadang masih suka coba-coba beberapa distro baru yang bukan distro derivatif (turunan). Meskipun ada VirtualBox, terkadang saya lebih senang mencobanya langsung pada mesin saya sendiri, untuk mengetahui kelebihan serta kekurangannya.

Read more “Menghapus EFI Boot Entry di GNU/Linux”

Install Arch Linux UEFI Mode dengan Systemd-boot (Disertai Video)

Sudah cukup lama saya ingin menuliskan tentang cara pemasangan Arch Linux dengan UEFI Mode, mengingat di era sekarang semua laptop dan PC sudah menggunakan UEFI, meskipun kita juga tetap dapat menggunakan legacy.

Memasang Arch Linux pada metode UEFI ini sedikit berbeda dengan cara legacy (BIOS),  untuk memasang pada UEFI Anda diwajibkan membuat partisi ESP (EFI System Partition) secara terpisah, tidak besar kok hanya sekitar 500 MB sampai 1 GBan saja dan juga menggunakan format FAT32.

Read more “Install Arch Linux UEFI Mode dengan Systemd-boot (Disertai Video)”