Mengatasi Galat “1071 Specified key was too long” Saat Melakukan Migration di Laravel 5.4

Laravel pada versi 5.4 telah melakukan perubahan asali (default) pada character set dengan menggunakan utf8mb4 pada basisdatanya (database). Dengan utf8mb4 inilah, memungkin kita dapat menyimpan karakter berupa emoji ke dalam basis data (database).

Namun, masalah baru akan muncul, ketika kita menggunakan MySQL lebih rendah di bawah versi 5.7.7 (< 5.7.7) atau MariaDB lebih rendah di bawah versi 10.2.2 (< 10.2.2). Pada saat kita melakukan migrasi basis data (database migration) menggunakan artisan. Ia akan memunculkan galat (error) seperti berikut:

Read more “Mengatasi Galat “1071 Specified key was too long” Saat Melakukan Migration di Laravel 5.4”

Belajar CodeIgniter 3 – Controller

Tulisan lalu saya membahas tentang framework Laravel, kini saya ini membahas kembali CI (CodeIgniter) sekaligus melanjuti artikel lama saya. Dan memang sudah cukup lama sekali saya tidak menulis CI setelah menggunakan Laravel. Tidak dipungkiri berdasarkan statistik dari JetPack bahwa situsali lebih banyak di akses tentang bagaimana cara belajar CI 3? ? Oleh karenanya saya merasa seperti ada hutang yang perlu dilunasi hehehe ?

Kembali ke topik, tulisan lalu mengenai belajar CI di sini saya telah memberikan pengetahuan dasar mengenai routing dan helper. Sekarang kita membahas tentang Controller-nya dan pemanfaatanya.

Read more “Belajar CodeIgniter 3 – Controller”

Laravel 5.2 – Dot ENV (Environment Configuration)

Lanjut masih dengan topik yang sama yakni tentang Laravel. Bahasan sekarang mengenai dot ENV (.ENV), yakni suatu berkas yang digunakan Laravel sebagai variabel yang nantinya dipakai untuk konfigurasi database seperti nama database, username dan password database, application key, dan lain sebagainya.

Dot ENV sangat membantu untuk mengambil nilai konfigurasi yang berbeda berdasarkan pada lingkungan aplikasi. Sebagai contoh, Anda mungkin ingin menggunakan driver cache yang berbeda secara lokal dari yang Anda lakukan pada server produksi Anda. Sangat mudah menggunakan konfigurasi Dot ENV ini.

Laravel memanfaatkan DotEnv PHP library buatan Vance Lucas. Jika Anda mengunduh manual Laravel (dari GitHub), maka Anda akan melihat pada direktori root dari aplikasi Anda akan berisi berkas .env.example. Jika Anda menginstal Laravel melalui Composer, berkas ini akan otomatis diubah namanya menjadi .env. Jika tidak, Anda harus mengubah nama berkas tersebut secara manual.

Read more “Laravel 5.2 – Dot ENV (Environment Configuration)”

Laravel 5.2 – Artisan

Lanjut masih seputar Laravel bagian dasar. Setelah kemarin kita mempelajari routing, masuk sekarang giliran ke artisan. Sebelumnya saya berikan sedikit pengetahuan gambaran mengenai apa itu artisan.

Artisan adalah sebuah nama CLI (Command Line Interface) yang termasuk satu kesatuan dalam Laravel. Yang mana dengan adanya artisan, dapat membantu kita mempermudah sekaligus mempercepat dalam hal pengembangan aplikasi, seperti pembuatan controller dan model; pebuatan key application; penanganan database  seperti migration, seed; bahkan sampai server built-in hanya dalam satu perintah.

Read more “Laravel 5.2 – Artisan”

Laravel 5.2 – Routing

Melanjuti tulisan lama saya tentang Laravel. Pada tulisan kali ini saya akan membahas mengenai routing di Laravel v5.2. Di PHP framework, masalah routing adalah hal mutlak yang wajib Anda ketahui. Dan routing ini adalah prinsip yang paling mendasar untuk menghubungkan antara request ke controller sampai ke model dan kembali lagi ke si requester.

Sebelum memasuki tahap praktek ada kiranya kita sedikit mengetahui apa itu routing terlebih dahulu. Sesuai bahasa routing memiliki arti rute, yakni rute atau alur untuk menangani berbagai request dari client atau viewer seperti GET, POST, PUT, DELETE. Sederhananya seperti Anda memasuki URL (https://situsali.com/laravel-5-2-routing/ ) ini artinya Anda telah me-request (GET) pada halaman sesuai dari URL. Atau ketika Anda mengirim komentar pada tulisan ini, itu artinya Anda me-request sebagai POST.

Read more “Laravel 5.2 – Routing”