Mudah Migrasi WordPress

Setelah kalian selesai membangun situs dengan WordPress di localhost, dan berencana untuk menaikannya ke peladen. Nah, kalian harus mempersiapkan diri untuk menyunting beberapa kode sumber dan pangkalan data nya. Jika tidak, situs kalian tidak akan bisa berjalan seperti halnya di localhost.

Persyaratan

Sebelum memasuki tahap praktek, di sini saya asumsikan kalian menggunakan VPS atau Dedicated Server. Jika kalian menggunakan Shared Hosting yang kalian lakukan adalah:

  1. Buka File Manager dan buka berkas wp-config.php.
  2. Buka Database Server atau phpMyAdmin jika ada.

Nah bagi kalian penggunaa non-shared hosting, kalian bisa langsung buka berkas wp-config.php menggunakan vim atau nano. Perintahnya sebagai berikut:

Lihat dan catat DB_USER, DB_PASSWORD, DB_HOST, DB_PASSWORD dan yang paling penting $table_prefix :

Caranya

Setelah melihat berkas wp-config.php langkah selanjutnya yakni kalian masuk ke mariadb dengan cara:

Kemudian kita ubah (replace) tautan lama yang di localhost kalian dengan tautan baru.

Perhatian contoh skrip di atas saya menggunakan wp_posts karena sebelumnya $table_prefix nya adalah wp_. Pastikan disesuaika dengan $table_prefix jika tidak skrip di atas akan terjadi galat.

Kemudian yang terakhir kita ubah juga tautan options-nya yang mana tautan ini yang pertama kali dibaca oleh WP saat memuat di awal, jadi pastikan wajib diubah!

Nah, selesai sudah. Langkah terakhir kita cek apakah situs kita sudah daring atau belum?

Oh iya, sebetulnya saya sudah membahas tentang migrasi WP di artikel sebelumnya kalian bisa baca khusus pengguna shared hosting: https://situsali.com/cara-migrasi-wordpress-dari-localhost-ke-hosting-cpanel-disertai-video/.

Semoga bermanfaat 😉

Ayo Berlangganan!

Dapatkan pemberitahuan artikel-artikel terbaru super cepat, langsung dari surel Anda.
Lebih dari 320 telah berlangganan situsali.com, ayo segera daftarkan surel Anda sekarang juga!


Published by

Ali

Perkenalkan nama saya Ali, seorang blogger sekaligus programmer meskipun amatiran. Pengguna dan antusias terhadap GNU/Linux terutama distro Arch Linux, sehari-hari bekerja dengan GNU/Linux, Windows (hanya di kantor), pecinta FLOSS (Free/Libre Open Source Software) dan penikmat kopi.

Leave a Reply