Memperbaiki Partisi NTFS yang Tidak dapat di Mount di GNU/Linux

Tidak semua pengguna GNU/Linux itu full single boot menggunakan hanya pada GNU/Linux saja. Masih banyak yang dual boot dengan Windows. Mungkin bagi Anda pengguna single boot GNU/Linux, untuk partisi yang bertipe NTFS tidaklah menjadi masalah. Lain hal dengan mereka yang dual boot.

Sejak hadirnya Windows 8. Microsoft memperkenalkan suatu fitur baru yakni fast startup. Sesuai dengan namanya fitur tersebut memang berfungsi untuk mempercepat proses pada saat baru masuk ke Windows (startup). Karena prinsip kerjanya itu adalah memanfaatkan fitur hibernate. Jadi saat Windows dinyalakan kembali, ia cukup membaca state terakhir pada saat shutdown.

Fitur fast startup adalah fitur yang sangat bagus. Namun, Anda akan memiliki kendala pada saat dualboot dengan GNU/Linux. Kendalanya hanya pada masalah pada saat Anda me-mount partisi Windows Anda atau partisi yang berformat NTFS. Ia tidak dapat di mount, terdapat galat (error).  Seperti gambar di bawah ini:

Gambar diambil dari:
https://itsfoss.com/wp-content/uploads/2013/07/Windows-Partition-Mount-Problem-Ubuntu.jpeg

Pada tulisan sebelumnya, saya telah memberikan tips-trik bagaimana mengatasi fast startup ketika dualboot dengan GNU/Linux. Caranya dengan mematikan fitur tersebut. Anda dapat membaca kembali tulisan lama saya di sini: Menonaktifkan Fast Startup Windows 8/8.1

Lalu bagaimana jika Anda ingin tetap menggunakan fitur fast startup tersebut dan tidak ingin mematikannya? Berikut ini tips-trik bagaimana cara agar tetap dapat me-mount partisi NTFS tersebut:

Lakukan perintah berikut:

NB: sdXY, X mengacu pada nomor storage Anda, sedangkan Y mengacu pada nomor partisi Anda. Untuk melihatnya gunakan perintah berikut:

Perhatikan gambar di bawah:

Jika masih belum bisa coba gunakan cara berikut:

Cara di atas adalah menggunakan metode hapus state berkas hibernasi dari Windows. Karena berkas itulah yang digunakan fitur fast startup di Windows, yang menyebabkan partisi NTFS tidak dapat di mount secara langsung.

Oiya, cara cara di atas berlaku untuk distro GNU/Linux apapun. Hanya saja dalam prakteknya saya hanya mencoba pada distro Ubuntu dan Arch Linux.

Daftar isi

Sumber:

Sumber Gambar:
Feature Image: http://www.unixmen.com/wp-content/uploads/2014/10/no_no.png
https://itsfoss.com/wp-content/uploads/2013/07/Windows-Partition-Mount-Problem-Ubuntu.jpeg

Ayo Berlangganan!

Dapatkan pemberitahuan artikel-artikel terbaru super cepat, langsung dari surel Anda.
Lebih dari 320 telah berlangganan situsali.com, ayo segera daftarkan surel Anda sekarang juga!


Leave a Reply