Manajemen Waktu dengan Gnome Pomodoro

Menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer memang akan sangat membantu, dengannya kita dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan mudah. Tapi, pernahkah kita memperhatikan waktu pada saat menggunakan komputer? Lalu tahukah dampak ketika kita terlalu lama berada di depan komputer, apalagi sampai larut malam? Kebanyakan, orang memang menggangap remeh masalah kesehatan ketika mereka berada di depan komputer dalam waktu yang cukup lama. Bukan hanya mereka yang bekerja di kantor, tapi juga mereka yang menghabiskan waktu bermain game online, chating dan browsing, hal ini membuat orang merasa lebih nyaman berlama-lama berada di depan komputer. Yang jelas, jika kita berurusan dengan komputer, umumnya lupa akan waktu.

Hal yang membuat kita lupa waktu saat di depan komputer adalah karena memang kita tidak ada pengingat, oleh karenanya kita butuh suatu aplikasi pengingat waktu kapan waktunya fokus bekerja, kapan beristirahat demi kesehatan. Salah aplikasi yang saya suka dan pergunakan adalah aplikasi Gnome Pomodoro.

Gnome Pomodoro adalah suatu aplikasi manajemen waktu, sesuai namanya aplikasi ini memang dirancang khusus pengguna Gnome. Bagi Anda pengguna DE lainnya hemat saya Gnome Pomodoro tetap masih dapat digunakan, hanya saja pada beberapa fitur seperti Shell Extension tidak dapat digunakan, dan fitur lainnya tidak dapat barjalan dengan sebagai mana mestinya. Gnome Pomodoro, dirancang mengikuti teknik pomodoro, Hal ini bermaksud untuk menambah fokus beserta produktifitas melalui kita dengan mengambilan jeda istirahat sejenak setiap 25 menit dari pekerjaan (menurut tradisi teknik pomodoro yakni 25 menit.). Teknik Pomodoro ini sangat cocok digunakan oleh kita yang memang sehari-hari bekerja di depan komputer seperti penulis dan developer.

Unduh Gnome Pomodoro

Gnome Pomodoro dapat diunduh di:

http://gnomepomodoro.org/#download

Ikuti berdasarkan distro Linux yang Anda gunakan. Anda juga bisa menggunakan cara kompilasi. Cara seperti ini sebetulnya saya lebih merekomendasikan. Sebelum melakukan kompilasi, pastikan dependensi dari aplikasi ini sudah terpenuhi. Jika sudah bisa langsung ikuti langkah di bawah ini:

Jika Anda sudah memasang Gnome Pomodoro. Anda juga bisa langsung menggunakan Gnome Shell Extension.

Di atas adalah tangkapan layar dari Gnome Tweak Tool, pastikan Anda memasangnya juga. Atau bisa juga langsung dari launcher.

Secara asli kita diberikan waktu 25 menit sekali untuk rehat selama 5 menit (short break), dan setiap pengulangan ke-4 kalinya, kita diberikan jeda waktu 15 menit untuk istirahat (long break).

Anda bisa menyesuaikan waktunya. Saya sendiri lebih merekomendasikan pengaturan asalinya saja, karena susuai dengan teknik pomodoro. Berikut ini tangkapan layar dari Gnome Pomodoro.

Kabar gembira, Gnome Pomodoro sudah mengabungkan (merge) dari pull request saya mengenai terjemahan ke bahasa Indonesia. Jadi Anda bisa memasang aplikasi Gnome Pomodoro dengan berbahasa Indonesia, dengan catatan dikompil dari sumber aslinya.

https://github.com/codito/gnome-pomodoro/pull/286

Semoga bermanfaat. 😁