Install Nginx, PHP dan Mariadb di Arch Linux

Tutorial kali ini penulis akan membahas tentang bagaimana cara memasang Nginx dan integrasi PHP dan Mariadb biasa disingkat LEMP, khusus untuk pengguna Arch Linux, dengan metode yang penulis pakai saat penulis menggunakan Ubuntu/Debian Server di VPS.Di artikel ini penulis tidak menjelaskan secara mendetail apa itu Nginx dan perbandingan Nginx dengan web server lainnya, karena fokus tulisan ini adalah tentang cara pemasangan (install) pada GNU/Linux distro Arch Linux.

Pada intinya Nginx adalah web server sama halnya seperti Apache. Hanya saja kelebihan Nginx dibandingan Apache adalah (penulis ambil poin terpenting saja) pertama lebih ringan dan sangat cocok untuk Anda pengguna VPS dengan kapasitas RAM kecil; dan yang kedua pengaturan pada berkas konfigurasinya sangatlah mudah lagi sangat simpel satu konfigurasi untuk tiap-tiap virtual host, baik itu konfigurasi masalah port, direktori, eksekusi PHP, pembatasan hak akses, direktori listing dan lain-lain.

Pemasangan Nginx, PHP dan Mariadb

Module PHP Tambahan

Jika butuh tambahan module PHP, biasanya dipakai untuk dukungan CMS (Content Management System) atau PHP framework.

Pengaturan

Mariadb

Sebelum mengatur Nginx dengan PHP, pertama-tama kita atur dahulu Mariadb.

Lalu aktifkan Mariadb nya dari Systemd.

Jangan lupa lakukan pembuatan password root dan pengaturan lainnya:

Virtual Host di Nginx

Selanjutnya buat pengaturan Nginx, di sini penulis mengikuti pengaturan dari cara yang dilakukan pada server Debian (Debian way) yakni adanya dua buah direktori sites-available yang berfungsi menampung seluruh virtual host, dan sites-enabled jika virtual host tersebut ingin diaktifkan di Nginx.

Kita buat direktori sites-available dan sites-enabled di /etc/nginx:

Untuk menjaga-jaga jangan sampai ada konfigurasi yang salah, lakukan pencandangan (backup) dari konfigurasi bawaannya (default).

Kemudian, kita sunting berkas nginx.conf:

Isikan konfigurasi seperti berikut berikut:

Kemudian kita buat berkas virtual host default:

Lalu isikan dengan skrip di bawah ini. Pastikan server_name disesuaikan dengan nama domain Anda. Juga untuk root sesuaikan dengan direktori yang Anda inginkan.

Pehartian Untuk membuat virtual host lainnya hilangkan nilai default_server pada listen.

Jika sudah, kita buat symbolic link untuk mengaktifkan virtual host di atas.

Lalu restart Nginx.

Integritas Nginx dengan PHP

Pada konfigurasi di atas, kita hanya dapat menjalankan Nginx untuk berkas HTML saja. Untuk dapat mengeksekusi PHP diperlukan php-fpm diaktifkan di setiap pengaturan virtual host.

Pertama-tama kita perlu menyunting php.ini:

Cari kata cgi.fix_pathinfo, ubah menjadi bernilai nol:

Lihat gambar di bawah ini:

situsali-cgi-fix

Jika Anda pengguna Nano cari kata dengan menekan tombol CTRL+W. Jika Anda pengguna Vim atau Neovim cari kata dengan ketik : lalu ketik /\<cgi.fix_pathinfo=

Kemudian sunting socket listen pada php-fpm.

Cari listen = dan ganti menjadi seperti berikut:

Lihat gambar di bawah ini:

situsali-phpfpm-socket

Setelah itu restart php-fpm.

Dan tambahkan skrip berikut:

Lihat gambar di bawah ini:

situsali-nginx-php

Untuk memastikan bahwa konfigurasi Anda sudah benar atau belum dapat melakukan pengecekan Nginx dengan cara berikut:

Jika sudah seperti tulisan di bawah ini, berarti Nginx Anda sudah benar:

Langsung saja restart Nginx.

Pengecekan

Untuk memastikan bahwa Nginx Anda sudah benar-benar dapat menjalankan PHP atau belum, Anda dapat membuat berkas index.php di:

Lalu isi dengan skrip di bawah ini.

Lihat gambar di bawah ini:

situsali-nginx

Jika sudah seperti gambar di atas, artinya Anda telah sukses. Semoga bermanfaat. 😉

Ayo Berlangganan!

Dapatkan pemberitahuan artikel-artikel terbaru super cepat, langsung dari surel Anda.
Lebih dari 320 telah berlangganan situsali.com, ayo segera daftarkan surel Anda sekarang juga!


Leave a Reply